Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 October 2016 | PerJamWorld

Generasi Penerus Bangsa Yang Mudah Menyerah. Image by GoogleSearching. 12 October 2016. 12 October 2016.
Di zaman yang sudah sangat maju ini, remaja mana yang tidak mengenal makna dari kata “Globalisasi”? Hampir 90% dari mereka yang sudah akrab bahkan menjadikan globalisasi sebagai bagian dari kehidupan mereka. Adapun 10% yang tidak mengenal dan tidak memahami kata globalisasi adalah remaja yang masih jauh tertinggal dari modernisasi. Umumnya mereka yang tinggal di dalam suku pedalaman dan masih memegang teguh adat istiadat yang sudah diturunkan turun-temurun dari nenek moyang mereka. Sebagian besar dari mereka tidak menempuh jenjang pendidikan dan lebih memilih tinggal di rumah dan membantu orang tua. Maka tidak heran jika mereka sama sekali tidak mengenal makna globalisasi, bagaimana bisa mereka mengenal? Baca tulis pun mereka tidak bisa.

Seperti apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir 90% remaja yang sudah sangat mengenal kata “Globalisasi”. Walaupun kata globalisasi sudah sangat dikenal akrab, bukan berarti globalisasi itu tidak memberikan dampak bagi para remaja. Globalisasi dapat kita jadikan sebagai teman, atau pun sebagai lawan. Teman yang baik tentu saja dapat memberikan dampak yang baik pula. Begitu pula dengan lawan, lawan yang kejam juga dapat akan memberikan dampak yang kejam pula bagi kita. Nah, seperti itu pulalah globalisasi dapat berdampak bagi remaja. Sebagai remaja yang terpelajar, kita harus dapat memilah-milah dampak dari globalisasi, mana yang patut dicontoh, dan mana yang tidak. Mana yang patut dijadikan teman, dan mana yang harus dijadikan musuh.

Kali ini kita akan membahas dampak-dampak apa sajakah yang dapat dihasilkan dari globalisasi. Baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Namun sebelum itu, saja akan menjelaskan berbagai macam penjelasan dari “Globalisasi” sebagai pendahuluan kita. Dalam pengertian yang luas,globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik. Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Menurut Achmad Suparmanglobalisasi merupakan suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar seperti :

1.Selalu meningkatkan ilmu pengetahuan,
2.Patuh hukum,
3.Kemandirian,
4.Keterbukaan,
5.Rasionalisasi,
6.Etos kerja,
7.Kemampuan memprediksi,
8.Efisiensi dan produktivitas,
9.Keberanian bersaing,
10.Manajemen resiko.

Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, diantaranya :

1.Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan,
2.Lembaga keagamaan,
3.Industri internasional dan lembaga perdagangan,
4.Wisata mancanegara,
5.Saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional,
6.Media elektronik termasuk internet,
7.Etika dan budaya.

Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan dari media apa sajakah yang dapat menjadi sumber dari dampak-dampak globalisasi bagi para remaja.
Masa-masa remaja dapat dikatakan masa yang paling menyenangkan. Kebanyakan remaja masih memiliki sifat cenderung labil atau cenderung mengikuti perkembangan di sekitarnya. Mereka beranggapan pada masa remaja, mereka dapat dengan bebas melakukan apa yang mereka suka. Jika tidak mengikuti perkembangan, berarti mereka tidak modern atau ketinggalan zaman. Dengan sifat seperti itu, akan lebih banyak dampak globalisasi yang mereka dapatkan secara tidak sadar. Baik itu dampak positif maupun negatif. Sumber dari dampak-dampak bagi para remaja umumnya mudah didapatkan dari perkembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan, perkembangan dalam media komunikasi, elektronik, termasuk internet, dan juga dalam perkembangan etika dan budaya. Pernahkah kita berpikir untuk membandingkan masa-masa saat orang tua kita masih remaja dengan masa remaja kita sekarang? Pernahkah kita bertanya pada mereka bagaimana menurut mereka tentang perbedaan zaman remaja dulu dengan yang sekarang? Jika kalian bertanya, jawabannya sudah dipastikan, “Sangat jauh berubah”. Bagaimana perubahannya? Sebagian berubah menjadi jauh lebih baik, dan sebagian lainnya berubah menjadi sedikit lebih buruk dan mengecewakan. Itu semua diakibatkan oleh dampak dari globalisasi. Dapatkah kalian sebutkan perubahan-perubahan itu? Jika tidak, kita akan membahasnya bersama-sama

Perubahan atau Dampak positif dari globalisasi :

• Perkembangan Komunikasi, Elektronik, beserta Medianya

Pada masa saat orang tua kita masih se-umuran kita, alat komunikasi memang sudah ada, namun masih belum se-canggih pada masa kita saat ini. Alat elektronik pun juga sebenarnya sudah ada, seperti radio dan televisi berlayar hitam putih. Namun walau demikian, alat elektronik seperti itu masih sangat jarang orang yang memilikinya. Bukan karena itu kuno, namun karena bagi mereka harga elektronik itu sangat mahal. Berbanding terbalik dengan masa saat ini, sudah sangat jarang remaja yang hobby mendengarkan radio, bukan karena bagi mereka mahal, namun karena beranggapan radio merupakan salah satu alat elektronik kuno yang sudah ketinggalan zaman. Mereka lebih suka alat-alat elektronik yang lebih canggih dan modern. Seperti MP3 Player, MP4 Player, Laptop, Hand Phone, dan sebagainnya. Zaman dulu, televisi hanya berlayar hitam putih. Seiring dengan perkembangan model-model televisi sudah mulai berkembang jauh lebih canggih, seperti TV LCD, TV LED, TV 3D, bahkan adapula Internet TV. Perkembangan itu terjadi pula pada alat komunikasi. Zaman dulu, kebanyakan orang berkomunikasi dengan orang yang jauh dengan surat-menyurat. Paling canggih bagi mereka saat itu menggunakan telepon kabel. Berbeda dengan sekarang, remaja kini sudah tidak perlu berkomunikasi dengan surat-menyurat, mereka sudah memiliki alat yang lebih canggih. Yang dapat mengirimkan pesan hanya dalam beberapa detik, berbeda dengan surat yang baru akan diterima selama berminggu-minggu. Diantaranya Hand Phone dan Internet. Kedua media itu sangat memiliki banyak fungsi, yaitu; Hand Phone dapat berfungsi sebagai media komunikasi 2 arah, saling mengirim pesan singkat (SMS), beberapa Hand Phone juga menyediakan layanan internet, radio, kamera, bahkan mp3. Di zaman saat ini, berkomunikasi dengan orang yang berada jauh dari kita tidak hanya dapat dilakukan dengan menelpon yang hanya dapat mendengarkan suara saja, berkomunikasi di zaman sekarang terasa sangat lebih mudah, karena kita juga dapat berkomunikasi dengan bertatap muka dan sekaligus mendengar suara. Sehingga kita merasa seperti berbincang dan bertatap muka secara langsung, tanpa dibatasi oleh waktu dan jarak. Sebut saja media canggih itu, “Video Call“.

• Perkembangan Budaya

Di masa orang tua kita dahulu masih remaja, cara berpakaian dan model baju yang mereka kenakan masih sangat sederhana. Tidak se-unik dan se-modern pakaian remaja saat ini. Pada masa lalu, jika menghadiri acara resmi, masih banyak dari mereka yang menggunakan baju tradisional, seperti baju adat, dan kebaya. Berbeda dengan sekarang, remaja yang ingin menghadiri acara resmi seperti pesta ulang tahun, lebih memilih untuk mengenakan baju casual yang berciri khas kan kebarat-baratan. Namun, dengan perkembangan mode berpakaian ini memberikan banyak keuntungan. Salah satunya, telah terdapat busana muslim dengan bahan atau pola yang berasal dari daerah lokal. Begitu juga dengan kebaya yang sudah dimodifikasi sesuai dengan gaya yang lebih modern. Begitu juga dengan batik. Bahkan batik saat ini sudah banyak diminati oleh masyarakat di luar Indonesia.

Perubahan atau Dampak Negatif dari Globalisasi :

• Perkembangan Komunikasi, Elektronik, dan Medianya.

Di masa yang sudah dapat dikatakan sangat modern ini, elektronik pun sudah tak dapat hidup jauh dari kita. Namun, perkembangan itu menimbulkan banyak dampak yang merugikan remaja, diantaranya :
1.Pola hidup konsumtif

Perkembangan industri yang pesat menyebabkan penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu, masyarakat terutama kalangan remaja untuk mudah tertarik mengkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.

2.Sikap individualistik

Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju menyebabkan mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktifitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.

• Perkembangan Etika dan Budaya

Siapa sangka etika remaja masa kini jauh lebih baik dengan remaja masa lalu? Ternyata itu memang benar adanya, hanya sedikit dari kalangan remaja yang benar-benar menerapkan sikap sopan dan santun di lingkungannya, baik kepada yang lebih tua maupun kepada yang lebih muda. Berikut ini saya berikan beberapa buktinnya :
1.Gaya hidup kebarat-baratan

Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat pada orang tua, kehidupan bebas remaja dan lain-lain. Hampir 50% dari remaja dunia terutama kaum perempuan, sudah kehilangan mahkota paling berharga miliknya. Dan 80% sudah berani mencoba dan menggunakan obat-obatan terlarang (narkotika). Itulah yang sangat kita sayangkan dari remaja kini, yang seharusnya mereka menjadi peran penerus pahlawan bangsa.

2.Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan musyawarah mufakat, dan gotong royong.
3.Semakin sedikit generasi muda yang melestarikan musik, tarian, dan budaya tradisional kita.
4.  Remaja mengikuti cara berpakaian yang cenderung tidak memperlihatkan kesopanan.

Dampak negatif tersebut sangat perlu diantisipasi dan ditanggulangi dari bahaya globalisasi, disamping dampak negatif yang dirasakan. Beberapa cara mengantisipasi dampak negatif globalisasi adalah sebagai berikut :
1.Kerjasama yang selaras antara pihak sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA, dan Universitas  
   maupun lembaga sejenis dengan pihak wali/orang tua siswa dalam hal pengawasan  
   kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.

2.Berikan porsi pendidikan mental spiritual keagamaan yang sepadan baik di sekolah, 
    maupun di lingkungan keluarga.
3.Orang tua harus pro aktif dalam menanyakan kegiatan yang dilakukan oleh anaknnya. 
   Jangan dibiarkan berjalan sendiri tanpa arah.
4.Usahakan anak menonton acara yang mendidik. Hindari sinetron dan adegan cerita kaum 
   dewasa.
5.Jangan biarkan remaja seusia SD, SMP, menggunakan jasa internet tanpa didampingi, 
   bahkan menggunakan jaringan komputer yang tidak menggunakan sistem blokir terhadap 
   situs pornografi dan sebagainya. Apa lagi dibiarkan pergi ke warung internet yang tertutup 
   tanpa didampingi orang yang lebih bijak.

Dan masih banyak lagi cara untuk mengantisipasi bahaya dari dampak negatif globalisasi. Demikianlah pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat bagi kita. Marilah kita ciptakan dan lahirkan penerus yang tangguh untuk mengharumkan nama baik bangsa kita di mata dunia.


Penulis & Editor : Dadan Widia Fujiyana


Rabu, 5 October 2016 | PerJamNews

Gambaran Umum Kehidupan Masyarakat Modern. Image by GoogleSearching. 5 October 2016. 02 Januari 2017.

Pada kehidupan masyarakat modern, kerja merupakan bentuk eksploitasi kepada diri, sehingga mempengaruhi pola ibadah, makan, dan pola hubungan pribadi dengan keluarga.
Sehingga dalam kebudayaan industri dan birokrasi modern pada umumnya, dipersonalisasi menjadi pemandangan sehari-hari. Masyarakat modern mudah stres dan muncul penyakit-penyakit baru yang berkaitan dengan perubahan pola makanan dan pola kerja.
Yang terjadi kemudian adalah dehumanisasi dan alienasi atau keterasingan, karena dipacu oleh semangat kerja yang tinggi untuk menumpuk modal. Berger menyebutnya sebagai “lonely crowd” karena pribadi menemukan dirinya amat kuat dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kebudayaan industrialisasi, terus terjadi krisis. Pertama, kosmos yang nyaman berubah makna karena otonomisasi dan sekularisasi sehingga rasa aman lenyap. Kedua masyarakat yang nyaman dirobek-robek karena individu mendesakkan diri kepada pusat semesta, ketiga nilai kebersamaan goyah, keempat birokrasi dan waktu menggantikan tokoh mistis dan waktu mitologi.
Para penganut paham pascamodern seperti Lyotard pernah mengemukakan perlunya suatu jaminan meta-sosial, yang dengannya hidup kita dijamin lebih merdeka, bahagia, dan sebagainya. Khotbah agung-nya (metanarasi) ini mengutamakan perlunya new sensibility bagi masyarakat yang terjebak dalam gejala dehumanisasi budaya modern.
Kebiasaan dari masyarakat modern adalah mencari hal-hal mudah, sehingga penggabungan nilai-nilai lama dengan kebudayaan birokrasi modern diarahkan untuk kenikmatan pribadi. Sehingga, munculah praktek-peraktek kotor seperti nepotisme, korupsi, yang menyebabkan penampilan mutu yang amat rendah.



Penulis : Anna Ria Oktavia
Editor : Dadan Widia Fujiyana
Senin, 5 December 2016 | PerJamWorld


Dalam kebudayaan modern yang terus berkembang sekarang ini, banyak pekerjaan yang harus beralih bidang kerja, dan beberapa lainnya terancam hilang. Berikut 10 pekerjaan yang pada akhirnya akan hilang seiring perkembangan zaman.

1.    Pembaca Meteran (Meter Reader)

10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.
Pembaca meteran atau tukang baca meteran baik meteran air ataupun meteran listrik adalah salah satu pekerjaan yang terancam keberadaannya, hal ini disebabkan karena meteran listrik semakin canggih dimana meteran analog terus berkurang sedangkan meteran digital yang sangat mudah dibaca terus meningkat. Bahkan beberapa meteran digital dapat dicek langsung dari jarak jauh oleh perusahaannya.
Beberapa perusahaan mengatakan bahwa mereka akan melatih karyawannya untuk dapat memiliki keahlian melakukan pekerjaan lain, tapi walaupun begitu sebagian besar pembaca meteran pasti terancam akan kehilangan pekerjaan.




2.    Desktop Publisher

10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Desktop publisher bekerja untuk perusahaan yang berjalan di bidang penerbitan atau percetakan dimana bidang kerjanya adalah mendesain tata letak dari media cetak terkait, baik itu brosur, buku, kalendar, koran ataupun majalah.
Walaupun kebutuhan akan desktop publisher masih sering terlihat, pada akhirnya hanya desktop publisher yang memiliki keahlian mendesain susunan digital seperti web, mahalah online dan sejenisnya yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena seiring perkembangan zaman semua media cetak akan berjalan pada bidang digital dan hanya desktop publisher yang memiliki keahlian terkait yang dapat bertahan. Perlu diketahui bahwa desktop publisher yang mendesain web disebut sebagai web designer, bukan desktop publisher.

3.     Agen Perjalanan (Travel Agent)
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.
Tugas dari agen perjalanan ini adalah menunjukkan penawaran terbaik terkait perjalanan ke berbagai tempat baik luar negeri atau luar kota dimulai dari memesan tiket pesawat, hotel, hingga alur tur adalah pekerjaan mereka.
Hal ini tidaklah semudah sekarang dimana dengan hanya mencari beberapa menit di Internet maka berbagai macam penawaran terkait perjalanan yang Anda inginkan dapat Anda lihat. Sekarang ini orang-orang dapat dengan mudah memesan tiket pesawat, menyewa mobil dan memesan kamar hotel secara online. Jadi setiap kali Anda memesan hal seperti ini di Internet itu berarti Anda ikut serta dalam mengancam pekerjaan para agen perjalanan ini. Walaupun tidak akan lenyap secara keseluruhan, hanya beberapa agen perjalanan ternama yang dapat bertahan sekarang ini dan bidang kerja mereka juga telah berubah.

4.    Petugas SPBU
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.


Anda pasti menyadari bahwa pekerjaan ini adalah salah satu pekerjaan paling terancam. Jika kita mengisi bensin ke SPBU atau pom bensin, sekarang mungkin kita masih bisa melihat petugas SPBU yang membantu kita mengisi bensin kendaraan, beberapa lainnya kita harus mengisi sendiri dimana hanya satu petugas yang bidang kerjanya menerima bayaran.
Di negara-negara modern, petugas SPBU seperti ini sudah sangat jarang terlihat dan jika-pun ada maka hal itu dapat dikatakan sangatlah langka. Ini adalah salah satu pekerjaan yang mungkin akan hilang dalam waktu dekat.


5.    Operator Elevator (Lift)
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Pekerjaan ini memang sudah jarang terlihat dan hanya beberapa bangunan ternama yang mempekerjakan operator elevator dengan tujuan di samping mempermudah pengunjung, akan memberikan suasana lebih berkelas.
Tahukah Anda bahwa pada zaman dahulu elevator tidak secanggih sekarang ini, para operator elevator harus menaik-turunkan tuas elevator untuk memastikan elevator tersebut berhenti pada lantai yang tepat. Akan tetapi sekarang ini semuanya sangatlah mudah, para pengunjung cukup menekan lantai yang mereka inginkan dan elevator akan membawa mereka ke lantai tersebut. Bidang pekerjaan operator elevator sudah sangat berbeda jauh dibandingkan aslinya jadi dapat dikatakan bahwa operator elevator yang asli sudah tidak ada.


6.    Akuntan Keuangan
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Akuntan adalah sebuah pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan tingkat pengetahuan serta keetelitian tertentuan. Akuntan sangatlah penting di berbagai perusahaan untuk mengontrol keuangan mereka dan beberapa akuntan juga bertindak sebagai auditor yang mengklarifikasi statement keuangan tersebut.
Sayangnya, software atau aplikasi seperti ERP juga sangatlah ahli dan beberap software akuntansi yang berakualitas, dapat memberikan semua statement keuangan tersebut dengan sangat cepat dan kelebihannya adalah mudah digunakan. Kebutuhan akan akuntan terus berkurang sekarang ini dan bidang kerjanya juga telah diperluas dimana beberapa akuntan akan menjadi manajer keuangan yang merangkap bidang kerja dasarnya. Perlu diketahui bahwa akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen adalah kedua hal yang berbeda.

7.    Semiconductor Processor
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Walaupun kebutuhan akan semiconductor di chip-chip komputer sangatlah tinggi, pekerjaan terkait akan hal ini tidaklah secerah yang dibayangkan. Semakin kecil chip tersebut maka akan semakin cepat dan kuat, Proccessor tipe i Intel berukuran nanometer, yang merupakan bidang kerja dari mesin dan interaksi manusia sangatlah sulit.
Sebagai tambahan, debu dan partikel lain yang ada di tubuh kita dapat mengganggu produksi chip tersebut. Faktor-faktor seperti inilah mengapa yang dulunya chip-chip ini membutuhkan campur tangan manusia sekarang ditangani oleh komputer. Kebutuhan akan pekerjaan ini sekarang setidaknya harus menjalani tingkat diploma atau program pelatihan khusus, berbeda halnya dengan dulu.

8.     Pekerja Pos terkait Pemilahan, Pemrosesan dan Operator Mesin
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Bukanlah berita baru bahwa jasa pos terus mengalami penurunan seiring berjalannya waktu. Hal ini dikarenakan semuanya diganti dengan jasa digital seperti email dan sejenisnya serta dalam penyaringan dan pemilahan barang semuanya ditangani oleh mesin. Hal ini membuat para pekerja pos terkait pengiriman surat dan pengiriman uang terancam.
Diperkirakan penurunan terkait pekerjaan ini akan turun sebanyak 48% di beberapa dasawarsa (dekade) ke depan. Teknologi terbaru memungkinkan sebuah pos untuk dipilah dan diproses secara efisien dan lebih baik daripada adanya campur tangan manusia.

9.    Jurnalisme Cetak
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

Seperti yang dibahas terkait Desktop Publisher, Media cetak terus mengalami penurunan karena semuanya telah mengarah ke bidang digital. Minat pembaca akan koran dan berita juga terus mengalami penurunan, sebagai hasilnya mencari orang yang mau memasang iklan di media cetak tidaklah semudah dulu, hal ini tentunya akan mengarah ke gaji serta kebutuhan akan pekerjaan ini.
Untungnya para jurnalis dapat berpindah ke media digital seiring pembaca pada lingkup tersebut terus meningkat dan kebutuhan terkait pekerjaan di media digital juga diharapkan akan terus bermunculan. Diperkirakan dalam dekade (dasawarsa) berikutnya, 1 di antara 13 jurnalis akan terancam kehilangan pekerjaannya.


10.    Manajer promosi dan pengiklanan
10 Pekerjaan yang Akan Hilang Seiring Perkembangan Zaman . Image by GoogleSearching. 05 December 2016. 05 December 2016.

7 tahun belakangan ini, pekerjaan terkait promosi dan pengiklanan terus mengalami penurunan hingga puluhan ribu dan para ahli percaya hal ini terkait kemunculan teknologi-teknologi baru seperti media digital seperti iklan Internet dan iklan aplikasi smartphone.
Beberapa pengiklan percaya bahwa keberadaan produk mereka dapat dibuat lebih besar melalui media digital dibandingkan melalui promosi nyata seperti spanduk, brosur, billboard dan sejenisnya. Hal ini dikarenakan media digital memiliki luas pasar yang jauh lebih besar.



Penulis : Paryono
Editor : Dadan Widia Fujiyana


Selasa, 13 December 2016 | PerJamWorld



Walk Interview . Image by GoogleSearching. 13 December 2016. 13 December 2016.


JAKARTA – Wawancara kerja memiliki salah satu porsiter besar dalam menentukan lolos atau tidaknya kandidat menjadi karyawan dalam sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, panggilan wawancara harus benar-benar dimanfaatkan untuk menunjukkan potensimu di depan perekrut.


Alih-alih memberikan jawaban terbaik, job seeker justru terkadang melakukan kesalahan ketika wawancara kerja. Dikutip dari USA Today, berikut beberapa kesalahan yang membuat perekrut langsung ilang feeling (ilfeel).


1. Terlalu banyak bicara tentang diri sendiri
Ketika wawan cara, perekrut ingin mengetahui bahwa kamu bisa diajak bekerjasama dalam tim.Mereka juga ingin mengetahui seberapa besar minatmu terhadap posisi yang ditawarkan. Untuk itu, pintarlah membagi waktu sehingga kamu tak hanya membicarakan kepribadianmu selama wawancara kerja.


2. Tidak cari tahu sebelum wawancara
Sebelum wawancara kerja, carilah informasi sebanyak mungkin terkait perusahaan. Pengetahuan tersebut bisa menjadi modal agar kamu bisa memberikan feedback ketika wawancara. Perekrut sendiri mencari kandidat yang sudah tahu banyak mengenai latarbelakang perusahaan.

 
3. Gagal untuk bertanya
Jangan lewatkan kesempatan bertanya selama menjalani wawancara kerja.Jika takbisa membuat pertanyaan secara spontan, kamu bisa mulai menyiapkannya sejak dari rumah. Hal ini sebagai tanda bahwa kamu tertarik terhadap posisi yang ditawarkan.


4. Tak punya passion

Seseorang bisa saja menjawab pertanyaan dengan baik selama wawancara. Tapi hal tersebut tidak lengkap tanpa disertai dengan passion.Kamu harus punya motivasi yang besar terhadap posisi yang dilamar sehingga perekrut akan terkesan.


5. Riwayat kerja buruk

Perekrut akan mempertimbangkan pengalaman kerja seseorang. Pastikan kamu punya riwayat kerja yang baik.Dengan begitu, perekrut yakin bahwa kamu akan bekerja dengan baik jika diterima nanti.


6. Hanya bertanya apa yang diberikan oleh perusahaan

Hindari pertanyaan apa yang akan diberikan perusahaan jika kamu diterima. Terlebih, jika  wawancara tersebut merupakan panggilan pertama.Sebab, perekrut akan menilai bahwa kamu orang yang penuntut.


7. Kurang persiapan

Berlatihlah sebelum menjalani wawancara kerja. Semakin sering simulasi, maka kamu tidak akan merasa terlalu gugup. Siapkan wawancara dengan rapi, mulai dari cara menjawab pertanyaan, penggunaan bahasa formal, hingga penampilan.



Penulis : Rindy Setiani
Editor : Dadan Widia Fujiyana
Copyright © 2013 Perkembangan Zaman